HIQMA UIN Jakarta Gelar Apresiasi Seni Islam

HIQMA UIN Jakarta Gelar Apresiasi Seni Islam

Gedung SC, BERITA UIN Online— Himpunan Qari dan Qari’ah Mahasiswa (HIQMA) UIN Jakarta gelar Panggung Apresiasi Seni Islam. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1437 H, sekaligus memeriahkan Milad ke-59 UIN Jakarta. Bertempat di Hall Student Centre UIN Jakarta, Kamis (12/05).

Acara yang dimulai pukul 18.30-22.00 WIB ini menghadirkan penceramah kondang yaitu Ustadz TB Kholiluddin Muslim. Selain penyampaian hikmah Isra’ Mi’raj, acara ini dimeriahkan dengan beberapa penampilan, diantaranya Haflah Tilawah, Shalawat, Syahril Qur’an, Hadrah, Qasidah dan Marawis.

“Penampilan mala ini alhamdulillah berjalan lancar, semua berkat latihan secara rutin dari setiap group,” ujar Ulfah Nurazizah salah satu pengurus HIQMA UIN Jakarta kepada tim BERITA UIN Online saat ditemui sesaat setelah penutupan acara.

Ditambahkan Ulfah, acara ini digelar tidak semata memperingati Isra’ Mi’raj dan memeriahkan Milad ke-59 UIN Jakarta. Lebih jauh, acara ini bertujuan untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah, mengenal seni-seni keislaman, dan menambah ilmu pengetahuan.

Dari data yang diperoleh, acara ini dihadiri oleh 100 orang, yang terdiri dari pengurus HIQMA, tamu undangan, delegasi setiap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan  Calon Anggota (Cata) HIQMA 2016. (Laporan Yuni Nurkamaliah/ LRF)

sumber: www.uinjkt.ac.id

Rektor Lepas Kontingen Pramuka UIN Jakarta

Rektor Lepas Kontingen Pramuka UIN Jakarta

Diorama, BERITA UINOnline – Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada melepas kontingen pramuka UIN Jakarta yang akan mengikuti Pekemahan Wirakarya Nasional (PWN) XIII Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) di Kendari, Sulawesi Tenggara, di Ruang Diorama, Jumat (13/5). Acara pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera UIN Jakarta dari Rektor kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Yusran Razak selaku pimpinan kontingen dan penyematan slayer dari pimpinan kontingen kepada peserta.

Rektor dalam sambutannya, mengapresiasi kepada para mahasiswa yang mengikuti kegiatan kepramukaan di kampus. Kegiatan tersebut diharapkan akan menjadi pengalaman yang berharga, baik selama menjadi mahasiswa maupun setelah menjadi sarjana dan mengabdi di masyarakat kelak.

“Saya juga dulu aktifis pramuka sebagai pradana, dan saya senang dengan kegiatan kepramukaan karena dapat menambah pengalaman dan wawasan,” kata Rektor.

Selain itu, Rektor juga mengimbau agar mahasiswa pramuka tetap menjaga kedisiplinan dan kerapihan di kampus. Bahkan mahasiswa pramuka diminta dapat menjadi contoh bagi mahasiswa lain.

“Jika perlu para pramuka kampus dapat memotivasi mahasiswa lain sehingga banyak yang aktif dan terlibat dalam kegiatan kepramukaan, termasuk di resimen mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Yusran Razak dalam laporannya menjelaskan, kontingen pramuka UIN Jakarta pada PWN XIII PTK di IAIN Kendari tahun ini diikuti oleh sebanyak 31 orang, terdiri atas seorang pimpinan kontingen, empat peninjau, empat pembina pendamping, dan 22 peserta dengan dua di antaranya mahasiswa asing, yakni dari Jepang dan Afrika Selatan.

Sedangkan selama di Kendari, para peserta ditempatkan di perkemahan dan rumah-rumah penduduk (homestay). Mereka akan mengabdi kepada masyarakat dalam berbagai bidang, baik social, ekonomi, pendidikan dan agama.

“Kontingen pramuka UIN Jakarta akan berangkat pada 15 Mei dan Kembali ke kampus pada 23 Mei,” katanya.

Pada pekepasan tersebut, turut hadir Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian Dra Reti Indarsih, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Drs Subarja MPd, Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasisiwaan dan Kerja Sama Drs Zaenal Arifin MPd.I, Kepala Bagian Kemahasiswaan Bambang Prihono, SH, serta para Pembina. (NS)

sumber: www.uinjkt.ac.id

Tim Bantuan Medis USMR Juarai Meridien Cup Nasional

Tim Bantuan Medis USMR Juarai Meridien Cup Nasional

Cirendeu, BERITA UINOnline— Tim Bantuan Medis UIN Syahid Medical Rescue (TBM USMR) UIN Jakarta berhasil menyabet juara pertama kompetisi Meridien Cup ke-5 tingkat nasional yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Sabtu (23/04). Kompetisi tahunan antar TBM Prodi Kedokteran tingkat nasional yang diselenggarakan kali ini bertajuk Emergency Vertical Rescue.

Pada kompetisi kali ini, TBM USMR UIN Jakarta harus bersaing dengan 15 tim bantuan medis lainnya dari fakultas kedokteran di Indonesia. Setelah melalui serangkaian kompetsisi ketat, tim UIN Jakarta berhasil meraih juara pertama. Sedangkan posisi kedua dan ketiga, masing-masing diraih oleh TBM Duta Janar dari Fakultas Kedokteran Udayana Denpasar dan TBM Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Lomba Meridien Cup UMJ ini terdiri dari dua sesi, yaitu sesi simulasi kegawatdaruratan dan cerdas cermat untuk TBM. Para peserta mendapatkan kasus-kasus terkait bencana dan emergensi medik khususnya di bidang penyelamatan vertikal. Tim USMR yang dipimpin oleh Arian Aditya mampu meraih poin tertinggi dibanding peserta lainnya.

Terkait kemenangan ini, Arian kepada BERITA UIN Online mengatakan kebanggaannya bisa mencatatkan prestasi tersebut. “Kemenangan ini adalah kemenangan tim, dipersembahkan untuk prodi kedokteran UIN Jakarta,” ungkapnya bangga.

Sebagai catatan, pada kompetisi Meridien Cup tahun 2015 yang bertema Fire Rescue, TBM USMR UIN Jakarta sukses meraih juara II. Sementara itu, TBM USMR sendiri merupakan tim bantuan medis mahasiswa jurusan Pendidikan Dokter UIN Jakarta yang berdiri sejak tahun 2008. (Laporan Muhammad Iqbal)

Tahun ini, 12 Mahasiswa Dikirim Belajar ke Australia dan Korea Selatan

Tahun ini, 12 Mahasiswa Dikirim Belajar ke Australia dan Korea Selatan

Rg. PLKI, BERITA UINOnline– UIN Jakarta bakal mengirim 12 mahasiswa belajar di perguruan tinggi luar negeri, Australia dan Korea Selatan, melalui skemastudent exchange, sandwich program, dan shortcoursesepanjang tahun ini. Dua perguruan tinggi sasaran belajar mahasiswa UIN Jakarta adalah Western Sydney Universty (WSU), Australia, dan Kyungdong University, Korea Selatan.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Layanan Kerjasama Internasional UIN Jakarta Rachmat Baihaky MA kepada BERITA UIN Online, Senin (25/04). “Tahun ini, UIN Jakarta akan mengirimkan kembali belajar mahasiswa-mahasiswi yang memenuhi syarat untuk mengikuti perkuliahan di perguruan tinggi luar negeri,” ujarnya.

Dari 12 mahasiswa, sambungnya, enam diantaranya akan dikirim belajar ke WSU melalui skema sandwich program. Masih ke universitas yang sama, UIN Jakarta Jakarta akan mengirimkan belajar satu orang mahasiswa melalui skema student exchange. Sementara enam mahasiswa lainnya akan dikirim belajar melalui skemashortcourse ke Kyungdong University.

Terkait pembiayaannya, pada skema student exchange, pihak WSU akan menanggung seluruh kebutuhan pembiayaan mahasiswa selama program berlangsung. Sedang pada skema sandwich progam, kebutuhan pembiayaan ditanggung UIN Jakarta. “Komponen pembiayaan ditanggung mencakup living cost, tiket pulang-pergi, biaya perkuliahan, dan asurani,” tuturnya.

Adapun pembiayaan pada skema shortcourse akan menggunakan sistem cost-sharing antara UIN Jakarta-mahasiswa peserta. Pada sistem ini, mahasiswa dengan IPK 3.51-4 UIN akan menanggung seluruh pembiayaan, mahasiswa dengan IPK 3,5 maka pendanaan 70% ditanggung UIN-30% ditanggung peserta, mahasiswa dengan IPK 3.1-3.49 UIN Jakarta dan mahasiswa masing-masing akan menanggung 50% kebutuhan pembiayaan.

Dosen Prodi Komunikasi dan Penyiaran ini menambahkan, perkuliahan dengan skema sandwich program terbuka bagi mahasiswa seluruh prodi UIN Jakarta. Kebijakan yang sama direncanakan berlaku bagi skema shortcourse. Sedangkan skema student exchange hanya terbuka bagi mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi.

Perkuliahan melalui skema student exchange dan sandwich program sendiri ditarget mulai berlangsung Mei-September. “Untuk program short chourse, kita sedang membicarakan jadwal dengan pihak Kyungdong University,” jelasnya.

Dijelaskan Rachmat, kegiatan mengirim belajar mahasiswa ke perguruan tinggi luar negeri didasarkan keinginan UIN Jakarta untuk memberikan pengalaman belajar di perguruan tinggi internasional kepada para mahasiswa. Pengalaman yang didapat diharap memacu motivasi mereka melakukan studi.

“Lebih dari itu, kegiatan juga diharap menjadi bridging bagi mereka untuk bisa melanjutkan studi ke luar negeri,” ungkapnya.

Terkait persyaratan pendaftaran, secara umum mahasiswa pendaftar harus berkemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor IELST minimum 6.5 (overall 6.00 masing-masing band score) atau minimum 89 skor TOEFL IBT. Seluruh aplikasi pendaftaran harus sudah diterima paling telat 30 Mei mendatang. Untuk informasi lebih dalam, bisa diakses di laman http://cic.uinjkt.ac.id/. (Laporan: Yuni Nurkamilah)

sumber: www.uinjkt.ac.id