Tim Bantuan Medis USMR Juarai Meridien Cup Nasional

Tim Bantuan Medis USMR Juarai Meridien Cup Nasional

Cirendeu, BERITA UINOnline— Tim Bantuan Medis UIN Syahid Medical Rescue (TBM USMR) UIN Jakarta berhasil menyabet juara pertama kompetisi Meridien Cup ke-5 tingkat nasional yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Sabtu (23/04). Kompetisi tahunan antar TBM Prodi Kedokteran tingkat nasional yang diselenggarakan kali ini bertajuk Emergency Vertical Rescue.

Pada kompetisi kali ini, TBM USMR UIN Jakarta harus bersaing dengan 15 tim bantuan medis lainnya dari fakultas kedokteran di Indonesia. Setelah melalui serangkaian kompetsisi ketat, tim UIN Jakarta berhasil meraih juara pertama. Sedangkan posisi kedua dan ketiga, masing-masing diraih oleh TBM Duta Janar dari Fakultas Kedokteran Udayana Denpasar dan TBM Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Lomba Meridien Cup UMJ ini terdiri dari dua sesi, yaitu sesi simulasi kegawatdaruratan dan cerdas cermat untuk TBM. Para peserta mendapatkan kasus-kasus terkait bencana dan emergensi medik khususnya di bidang penyelamatan vertikal. Tim USMR yang dipimpin oleh Arian Aditya mampu meraih poin tertinggi dibanding peserta lainnya.

Terkait kemenangan ini, Arian kepada BERITA UIN Online mengatakan kebanggaannya bisa mencatatkan prestasi tersebut. “Kemenangan ini adalah kemenangan tim, dipersembahkan untuk prodi kedokteran UIN Jakarta,” ungkapnya bangga.

Sebagai catatan, pada kompetisi Meridien Cup tahun 2015 yang bertema Fire Rescue, TBM USMR UIN Jakarta sukses meraih juara II. Sementara itu, TBM USMR sendiri merupakan tim bantuan medis mahasiswa jurusan Pendidikan Dokter UIN Jakarta yang berdiri sejak tahun 2008. (Laporan Muhammad Iqbal)

Tahun ini, 12 Mahasiswa Dikirim Belajar ke Australia dan Korea Selatan

Tahun ini, 12 Mahasiswa Dikirim Belajar ke Australia dan Korea Selatan

Rg. PLKI, BERITA UINOnline– UIN Jakarta bakal mengirim 12 mahasiswa belajar di perguruan tinggi luar negeri, Australia dan Korea Selatan, melalui skemastudent exchange, sandwich program, dan shortcoursesepanjang tahun ini. Dua perguruan tinggi sasaran belajar mahasiswa UIN Jakarta adalah Western Sydney Universty (WSU), Australia, dan Kyungdong University, Korea Selatan.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Layanan Kerjasama Internasional UIN Jakarta Rachmat Baihaky MA kepada BERITA UIN Online, Senin (25/04). “Tahun ini, UIN Jakarta akan mengirimkan kembali belajar mahasiswa-mahasiswi yang memenuhi syarat untuk mengikuti perkuliahan di perguruan tinggi luar negeri,” ujarnya.

Dari 12 mahasiswa, sambungnya, enam diantaranya akan dikirim belajar ke WSU melalui skema sandwich program. Masih ke universitas yang sama, UIN Jakarta Jakarta akan mengirimkan belajar satu orang mahasiswa melalui skema student exchange. Sementara enam mahasiswa lainnya akan dikirim belajar melalui skemashortcourse ke Kyungdong University.

Terkait pembiayaannya, pada skema student exchange, pihak WSU akan menanggung seluruh kebutuhan pembiayaan mahasiswa selama program berlangsung. Sedang pada skema sandwich progam, kebutuhan pembiayaan ditanggung UIN Jakarta. “Komponen pembiayaan ditanggung mencakup living cost, tiket pulang-pergi, biaya perkuliahan, dan asurani,” tuturnya.

Adapun pembiayaan pada skema shortcourse akan menggunakan sistem cost-sharing antara UIN Jakarta-mahasiswa peserta. Pada sistem ini, mahasiswa dengan IPK 3.51-4 UIN akan menanggung seluruh pembiayaan, mahasiswa dengan IPK 3,5 maka pendanaan 70% ditanggung UIN-30% ditanggung peserta, mahasiswa dengan IPK 3.1-3.49 UIN Jakarta dan mahasiswa masing-masing akan menanggung 50% kebutuhan pembiayaan.

Dosen Prodi Komunikasi dan Penyiaran ini menambahkan, perkuliahan dengan skema sandwich program terbuka bagi mahasiswa seluruh prodi UIN Jakarta. Kebijakan yang sama direncanakan berlaku bagi skema shortcourse. Sedangkan skema student exchange hanya terbuka bagi mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi.

Perkuliahan melalui skema student exchange dan sandwich program sendiri ditarget mulai berlangsung Mei-September. “Untuk program short chourse, kita sedang membicarakan jadwal dengan pihak Kyungdong University,” jelasnya.

Dijelaskan Rachmat, kegiatan mengirim belajar mahasiswa ke perguruan tinggi luar negeri didasarkan keinginan UIN Jakarta untuk memberikan pengalaman belajar di perguruan tinggi internasional kepada para mahasiswa. Pengalaman yang didapat diharap memacu motivasi mereka melakukan studi.

“Lebih dari itu, kegiatan juga diharap menjadi bridging bagi mereka untuk bisa melanjutkan studi ke luar negeri,” ungkapnya.

Terkait persyaratan pendaftaran, secara umum mahasiswa pendaftar harus berkemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor IELST minimum 6.5 (overall 6.00 masing-masing band score) atau minimum 89 skor TOEFL IBT. Seluruh aplikasi pendaftaran harus sudah diterima paling telat 30 Mei mendatang. Untuk informasi lebih dalam, bisa diakses di laman http://cic.uinjkt.ac.id/. (Laporan: Yuni Nurkamilah)

sumber: www.uinjkt.ac.id

Teliti Terapi Kanker, Mahasiswa Kedokteran UIN Presentasi KTI Nasional

Teliti Terapi Kanker, Mahasiswa Kedokteran UIN Presentasi KTI Nasional

Ciputat, BERITA UIN Online—  Dua mahasiswa Prodi Kedokteran UIN Jakarta, Abdul Rahman dan Nurul Fathimah, menjadi finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo, Kendari, Jumat (22/04). Lomba diselenggarakan sebagai rangkaian kompetisi Halu Oleo Scientific Competition(HOLISTIC) bertema Penyakit Pencernaan Gastroenterohepatologi.

Pada kompetisi tersebut, Rahman dan Fathimah menulis karya tulis yang berjudul Potensi Asam Askorbat dan Asam Asetat dalam Pengolahan Lawa Buah Gandaria sebagai Upaya Kemopreventif Kanker Kolorektal dan Gaster. Setelah memasuki babak penyisihan abstrak karya tulis mahasiswa kedokteran se-Indonesia, diambil tujuh tim terbaik untuk masuk ke babak final. “Di babak ini, kita mempresentasikan di hadapan dewan juri yang dipikih,” tutur Fathimah.

Sementara itu, Rahman, mengaku senang dan bangga bisa mewakili Prodi Kedokteran FKIK UIN masuk dalam babak final kompetisi yang diikuti ratusan peserta dari puluhan Prodi Kedokteran nasional. Terlebih Rahman sendiri merupakan mahasiswa tahun pertama Prodi Kedokteran. “Prestasi kami ini saya turut persembahkan untuk almamater, serta untuk keluarga besar Organisasi Beasiswa Santri,” kata Rahman yang menjadi mahasiswa Prodi Kedokteran dengan biaya santri. (Laporan Muhammad Iqbal)

sumber: www.uinjkt.ac.id

Kembali, Tim Nasyid UIN Toreh Prestasi Tingkat ASEAN

Kembali, Tim Nasyid UIN Toreh Prestasi Tingkat ASEAN

Jakarta, BERITA UIN Online— Avuntu, Tim Nasyid UIN Jakarta kembali menorehkan prestasi pada gelaran Pekan Ihtifal Institusi Pengajian Tinggi (IPT) se-ASEAN yang diselenggarakan di Universitas Sains Islam Malaysia (USIM), Malaysia, Rabu-Selasa (13-19/04).

Berbeda dengan gelaran tahun lalu yang hanya meraih penghargaan kategori persembahan terbaik, tahun ini Avuntu mendulang prestasi lebih membanggakan yakni keluar sebagai Johan atau Juara Pertama, Best Performance, sekaligus Best Song. Sedangkan Tim Nasyid dari USIM, Malaysia dan Universitas Putra Malaysia harus puas dengan raihan masing-masing sebagai juara kedua dan ketiga.

Demikian disampaikan Mustaqim Bunis, salah satu personel Avuntu, mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab semester VIII. “Sebelum berangkat ke Malaysia, UIN Jakarta melalui Himpunan Qori dan Qoriah Mahasiswa (HIQMA) mengadakan seleksi terbuka personel Avuntu, hal ini dilakukan karena 3 porsonel Avuntu sudah lulus kuliah tahun lalu. Setelah group genap, kami melakukan latihan dan persiapan kurang lebih satu bulan untuk kompetisi ini,” tuturnya kepada BERITA UIN Online, Jumat (22/04).

Prestasi ini menambah capaian prestasi yang diraih Avuntu setelah tahun lalu menyabet gelar sebagai juara pertama tingkat nasional pada Festival Arabia 2015 yang diselenggarakan oleh Universitas Al Azhar Indonesia (18/09).

Sebagai informasi, Avuntu merupakan group nasyid yang dibentuk pada 2013 dengan beranggotakan enam  mahasiswa dari beberapa fakultas di UIN Jakarta. Kini, keenam mahasiswa tersebut adalah, Wahyu Agustian Agan (Pendidikan Bahasa Arab-FITK), Muazir Mustaqim Bunis (Pendidikan Bahasa Arab-FITK), TB. Akbar Al Qadly (Bahasa dan Sastra Arab-FAH), Irvan (Bahasa dan Sastra Arab, FAH), Adi (Ekonomi Syariah, FEB), dan Aris (Ilmu Hukum, FSH).

sumber: www.uinjkt.ac.id